Burung Cabe Jawa…Burung Kecil & Berisik namun tidak Pedas   63 comments

Burung yang satu ini memiliki namayang unik…apa hubungannya burung dengan cabai ya? Burung ini tidak makan cabai namun mungkin warnanya yang merah dan berukuran kecil menjadikannya disebut dengan burung cabai jawa. Ukuran burung ini memang relative kecil. Yang jantan berwarna merah pada kepala, sayap, dan punggung dan perotnya berwarna putih. Yang betina hanya pada bagian tunggir yang berwarna merah, sayap kuning kecoklatan dan dominasi warna putih abu-abu agak kekuningan.

Ciri khas dari burung ini adalah mengeluarkan suara ‘crek-crek-crek’ saat terbang. Di karst gunungsewu burung ini tersebar hampir di semua kawasan. Umumnya aktif dari pagi (agak siang) hingga menjelang sore. Sangat menyukai hinggap di pohon besar terutama yang terdapat benalunya. Selain itu juga suka menghinggapi pohon Ficus sp. yang periuk bunganya kecil dan pohon carsen (Muntingia sp.) serta pohon lain yang memiliki buah berukuran kecil. Burung ini sangat lincah…jarang sekali diam dan selalu aktif bergerak. Bahkan di saat hinggap pun burung ini sangat aktif melompat-lompat sehingga sulit untuk difoto.

Meski berukuran kecil dan seolah tidak berarti,burung ini ternyata memiliki peran ekologi yang sangat penting. Tanpa burung ini, beberapa jenis pohon tidak akan tumbuh, terutama pohon yang penyebaran bijinya membutuhkan bantuan burung (ornithokori). Burung ini memencarkan biji buah yang menjadi makanannya (meski benalu adalah salah satu bij yang disebarkannya). Bagi saya, burung yang memiliki nama ilmiah Dicaeum trochileum ini merupakan salah satu burung yang kosmopolit dan tersebar di mana saja. Burung cabai jawa ini adalah salah satu burung yang bisa kita temukan dari hutan rakyat, kebun, hingga perkotaan di karst gunungsewu. Sangat menarik…Namun meski mudah diamati, namun hingga saat ini kami belum pernah menyaksikan sarangnya secara langsung. Penasaran seperti apa sarang dari burung ini. Ada teman-teman yang pernah menyaksikannya…??? Mari berbagi dalam blog ini, terima kasih.

Posted May 25, 2011 by eddyguano in Burung

63 responses to “Burung Cabe Jawa…Burung Kecil & Berisik namun tidak Pedas

Subscribe to comments with RSS.

  1. saya punya 3 burung cabe jawa ini, dan samuanya saya rawat dari mulai saya mengambil dari sarang,, sarang burung ini berbentuk bulat dan menggantung serta berukuran kecil dan berwarna putih,,, biasanya akan banyak sekali muncul apabila sadang musim kawin,,,, biasanya ditempat saya, musinm kawin terjadi saat musim hujan dan anakan meraka akan mulai keluar dari sarangnya di akir musim hujam,, cara perawatannya sangat mudah jika anda tau caranya,, yang penting harus rutin dikasih makan setiap 3 jam sekali, karna burung ini sangat mudah lapar dan jika sampai kelaparan akan mati. minimal setelah 3 hari dberi makan dgn cara d’paksa, mereka akan makan sendir setelah membiasakan diri dgn makan yg diberikan, makanan yg biasa digunakan adalah pisang…… tapi kalu memberi makan jangan dipegang burung tersebut, namun cukup mengambil secuil pisang lalu ditaru tepat didapan mulutnya, biasanya mereka akan memakannya jika makanan itu sudah berada tepat didepannya. namun setelah beberapa hari merka akan makan sendiri.

    • Thanks atas infonya namun setau saya burung ini pemakan biji terutama Ficus sp. (keluarga beringin), Carsen / talok (Muntingia sp.), Kemladean / benalu, dll. burung ini di alam berperan sangat besar dalam pemencaran biji dan kicauannya pun tidak terlalu bagus jadi saya sarankan untuk melepasliarkan burung ini agar dapat survive di alam bebas. selama dua tahun ini saya sangat bahagia karena tiap pagi hingga sore di sekitar rumah saya sudah sangat ramai kicau burung terutama burung Kutilang (Pycnonotus aurigaster)…mari kita nikmati kicauan burung yang bebas tanpa tersiksa di dalam sarang…

    • Kami menemukan bayi burung yang terlantar. Setelah melakukan research di internet, sepertinya anakan burung cabai jawa. Kami beri makan pisang dengan jalan disuapi sedikit2. Sekarang dia sudah bisa loncat2 di kandangnya, tapi kenapa ya masih belum mau makan sendiri? kalau ada orang mendekat ke kandangnya langsung ciap2 sambil membuka mulutnya. Apakah saat ini memang belum waktunya dia makan sendiri, ataukah dia perlu disapih? bagaimana caranya? Thanks sebelumnya

      • mungkin karena tidak memperoleh pendidikan makan sendiri dari induknya, maka jadi seperti itu. bisa juga itu karena dia terlalu lama bersama manusia atau karena memang belum bisa makan sendiri. Tapi apabila sudah bisa loncat-loncat harusnya sudah bisa makan sendiri. kalau boleh tau, sudah berapa lama di pelihara? hewan punya insting, jadi tidak perlu disapih…
        thanks sudah bersedia untuk berbagi informasi di sini

  2. Aku punya cabe jawa,,dah gacor ,,tp giras dan kesit,,,gmana ya supaya gag terlalu giras

  3. Yup benar sekali. Kedua sayap mereka digunakan untuk terbang, maka jauh lebih baik membiarkan burung terbang bebas, dan bukannya dikurung.

    Tanpa harus memeliharanya dalam sangkar, dengan adanya pepohonan seperti pohon jati, pohon pace atau mengkudu, pohon jambu dsb yang ditanam di sekitar rumah setiap pagi saya mendengar kicauan sekitar 5-7 ekor burung Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster), 7-11 ekor burung gereja (Passer montanus), pernah juga melihat Bondol Haji (Lonchura maja) sedang melompat-lompat di rerumputan, kemudian burung yang (saya duga) adl Burung-madu Sriganti (Nectarinia jugularis) dan juga (mungkin) burung kepala merah seperti cabai jawa ini. Bisa dibayangkan serunya ketika mereka muncul :)

    Belum pernah lihat sarangnya, tapi mungkin foto ini bisa sdkt membantu utk sharing-> http://www.fobi.web.id/v/aves/f-did/dic-tro/cabai-jawa-sepasang_IT.jpg.html

    Meski Jakarta adl hutan beton, tapi jika mau berusaha maka burung dan kupu-kupu pun bisa mampir ke rumah.

    Salam dari ekosistem Jakarta :)

    • sip…nuwun informasi dan dukungannya…yang jelas mari kita jalin lagi hubungan baik antara manusia dengan lingkungan seperti masa lalu melalui kearifan lokalnya…dalam masa kini yang serba modern dan logis, mari kita berbaharui kearifan lokal agar dapat dilogika dan tetap dapat menjaga hubungan manusia dengan alam. Masnya pengamat burung ya…???

  4. Pengamat burung sama kupu2 amatiran. Bukan mas, tp mbak hehe :p

  5. saya juga ingin tau.
    yang jantan itu kayak gimana ya ?
    ciri ciri nya yang lebih lengkap ?
    dan kalo masih muda yang jantan kayak gimana ?
    : )

  6. Saya mau minta tolong dong , saya mau menangkar burung cabe – cabean ini biar gak punah.. Ada yang tau gak ?.. Bantu ya

  7. Om tante aku punya cabe – cabean sepasang ne , aku mau ternakin supaya gak punah.. Aku mau perbanyak trus ku lepasin , kalau aku lepasin sekarang gak tau perkembangannya , trim om tante buat yg bantu aku..

  8. burung kemladean ato burung cabe jawa ini lucu,,,,
    ada tips perawatanx 9ak????

    ayoe poisonouz queen
  9. burung ini sangat menarik,,
    Sangkar burung itu di pohon yg tnggi.saya dan teman2 pernah mengunduh sangkar burung itu.

  10. om, kalau burung cabe ini bisa dikawin silang sama kaca mata…? sama-sama kecil tuh, kalo bisa baik sekali untuk menemukan varietas baru, hehe

  11. Haduh. .
    Stlah baca” koment nya malah jadi gak enak hati mw ikud nanya”. .

    Yg jelas, udah ada empat kali ku tangkep burung kemade ini.Tp semuanya mati.
    Semua terjadi karna kekurang tahuan saya tntang bgaimana menangani kemade tsb.

    • Penanganan terbaik adalah membiarkan burung ini terbang bebas di alam hahaha…memelhara burung yng dari alam itu penanganannya sulit apalagi jika kita tidak mengenal seluk beluknya…banyak sekali kejadian yang berakibat pada kematian burung yang diperolehnya, seperti burung hantu yang diberi makan tahu (padahal makannya daging), burung kipasan diberi makan buah (padahal makan serangga) dan lain-lain…jadi menurut saya yang terbaik adalah membiarkan mereka lepas bebas di alam…
      saya juga memelihara burung banyak sekali (tapi di alam), biasanya saya memberi makan mereka dengan cara membuat wadah di beberapa titik yang dekat dengan pohon temoat mereka bertengger di sekitar rumah saya. dan hasilnya, tiap pagi dan sore saya selalu mendengar kicau mereka yang riuh…

      • kemade mabung selalu tidur di dahan rendah.
        Biarin ajalah, bukankah kucing memang suka bnget ama burung.
        Anakan kemade mati mengering dlm sangkarnya di gerogoti semut rang rang..
        Biarin ajalah. .bukankah memang alam sudah menjaga keseimbangan dg sndirinya.
        menyeDiakan mereka makanan juga berarti saya anggap keliru.
        Karna dg seringnya mereka hadir di t4 itu.berarti juga mengundang predatornya untuk ambil bagian di t4 itu juga.
        Karna sebenarnya burung akan lebih sering mencari makan dan tidur pada t4 yg sama. .

  12. Saya punya burung cabai yg saya ambil pas burung itu jatuh dari pohon, masih anakan. Saya mau tanya, ‘kalau burung cabai jantan yang masih anak warnanya sama seperti betina atau langsung tumbuh bulu merahnya ?’ Burung cabai saya warnanya abu-abu ke hijauan gitu mas, merahnya hanya di tinggir aja, tapi rajin bunyi. Masih bingung membedakan pejantan dan betinanya.

  13. KALO CABE JAWA ANKAN YG JANTAN GMN CIRINYA

  14. aku dl pny uda tua yg nangkep dkebun blakang rumah. trz ta ajarin cara makan pisang. caranya pegang terus patok2in paruhnya dipisang. djamin hidup kalo ga dmakan tikus. tp trz ta lepasin lg karna gw tinggal merantau dibogor. 3 hari yg lalu gw beli lg 25rb masi anakan tp udah makan sendiri dan uda mulai bunyi. penting kita rawat baik2. kicau mania juga tidak semuanya jahat. byk kawan2 gw yg berprestasi menangkarkan burung. lalu apa yg sudah dilakukan WILDLIFEOFGUNUNGLAWU untuk melestarikan burung?

  15. maav WILDLIFEOFGUNUNGSEWU maksud gw.

    • Setuju…tidak semua pecinta burung jahat, namun karena beberapa oknum dan perkembangan informasi yang membuat para konservator berpikir negatif mengenai pecinta burung…saya sendiri punya teman yang benar2 peduli dengan burung karena selalu peduli dengan burung yang teraniaya oleh pemiliknya…namunapakah tidak lebih baik jika mereka terbang bebas…??? untuk progress kami, silahkan cek di grup FB Wildlife of karst Gunungsewu…

  16. burung ini jumlahnya sagat banyak,dan sedikit yang berminat memeliharanya karena perawatannya yang tidak mudah. masih banyak burung lain yang kalau dipelihara ada wibawanya.

  17. Cara rawatanya gmn gan?

  18. cara membedakan jantan dan betina bunrung cabai ini gmana klo masih kecil (bayi) . thanks

  19. harga burung cabe ni sekarang mulai naik. saya tadi baru beli di pasar splindid malang ,harganya 75rb, pertama penjual nya matok harga 100rb tp saya tawar 50rb ajja gak dikasih,, akhirnya saya tungguin org nya jadi kenak 75rb…,,

  20. jika ingin menyelamatkan populasi burung ini, alangkah baiknya kita menyelamatkan habitatnya dahulu, burung kita selamatkan tapi habitat rusak sama aja kita membunuh mereka… ya kan?? intinya selamatkan alam, dan secara alami populasi itu akan terbentuk dengan sendirinya tanpa kita tangkar burung2 itu…

    • Setuju sekali dengan pernyataan ini…penyelamatan memang tidak bisa hanya sekedar tingkat spesies atau populasi namun memang harus secara ekologis karena semua makhluk hidup berinteraksi di dalam ekosistem…Namun sayangnya beberapa orang bahkan beberapa instansi tidak menyadari akan hal tersebut…

      • Maaf jadi ikut nimbrung,kalau buat saya hampir semua pecinta burung itu akan merawat burung dgn baik dan benar,makanya ada forum ini untuk mengetahui cara agar kita sabagai pecinta burung bisa mendengarkan nyanyian dr burung burung itu,untuk di perhatikan pecinta burung bukanlah pemburu burung……memang lebih bagus di alam bebas,kalau begitu mengapa ada kebun binatang,terimakasih salam cuit mania

      • setuju dengan pendapatnya…pecinta burung bukan berarti pemburu burung…

  21. dari pada burung gx kebagian jatah makan d alam bebas mending d pelihara n makanan melimpah….hehehhe. salam cicit cuit mania…

  22. menyelematkan burung harus menyelamatkan habitatnya juga,,,karena kerusakan habitat akibat perusakan hutan,,pemakaian pestisida yang berlebihan juga turut menyumbang menyusutnya populasi burung,,,d satu sisi,hoby memelihara burung adalah budaya turun temurun yang susah d hilangkan,,maka untuk lebih bijaknya BIARKAN BURUNG D ALAM TETAP HIDUP D ALAM,,dan prliharalah burung dari hasil PENANGKARAN,ada beberapa burung populer yang sudah berhasil d TANGKARKAN SECARA BESAR2AN,,seperti kenari,love bird,cucak rowo ,jalak suren,murai batu dll bahkan khusus love bird,dan kenari yang beredar d pasaran bisa d pastikan 100% adalah hasil penangkaran,syukur 2,satu penghobi burung mmpunyai satu penagkaran,,dan satu dari 3s\d 4 hasil penagkaran pertahun d lepas liarkan,,dan dari sisi lain semua orang harus mampu untuk ikut menjaga habitat alami burung,,mulai dari pengusaha yang memproduksi dan menghasilkan produksi yang yang ramah lingkungan,d mulai dengan pemerintah lbih bijak dalam memberikan ijin/untuk menggunakan lahan untuk pembangunan yang ramah terhadap alam,di mulai dari petani yang lebih bijak dalam penggunaan pestisda dan obat2an yang lebih ramah lngkungan,dan masih banyak lagi,,jika kesadaran semacam itu bisa tumbuh dan berkembang d semua lini kehidupan,insyaalloh keseimbangan alam bukanlah hal yang mustahil…

  23. Sarangnya ada 2 macam 1.berwarna merah 2.berwarna putih,sarangnya di ujung pohon,,di dalam sarang ada kapuk/kapas,,,itu pengalaman pribadiku…

  24. Sebenar’a sarang burung ini hapir mirip dengan burung kolibri.
    Sarang’a menggantung dan berada di pohon y cukup tinggi berkisar 4m keataas

    Dwi widiyantoro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: