Hutan Karst : Punah   Leave a comment

Gambar di atas merupakan  foto salah satu ‘relic’ hutan karst yang tersisa. Dari hasil observasi, dapat dipastikan bahwa hutan karst dapat dikatakan telah punah. Yang tersisa hanyalah beberapa pohon yang terfragmentasi. kerusakannya terjadi karena beberapa faktor terutama aktivitas manusia (sebagian besar karena pembangunan sarana-prasarana). Kepunahan hutan karst memang suatu fakta yang tidak bisa dihindari lagi.

Suatu fakta yang cukup menyakitkan, akan tetapi keberadaannya masih dapat diusahakan kembali, paling tidak dapat dibuat miniaturnya untuk mengtahui struktur vegetasi, komposisi, dan stratifikasinya. memang membutuhkan waktu yang sangat lama, namun jika tidak segera dimulai mau kapan lagi?

Hal itu memang lebih baik disegerakan mengingat keberadaan ‘relic’ hutan karst yang berupa pohon-pohon yang ‘dimistikkan’. Selain karena umurnya yang sudah tua, kepercayaan manusia akan budaya yang semakin luntur cukup mengancam keberadaannya. Dari hasil observasi, diketahui bahwa beberapa spesies pohon hanya terdapat satu individu saja.

ini adalah salah satu foto pohon yang hanya satu-satunya. Pohon ini disebut sebagai pohon ‘Jatiluwih’. Berasal dari kata Jati dan Keluwih yang merupakan dua pohon yang berbeda. Dikatakan seperti itu karena batangnya adalah batang pohon jati namun daunnya berlekuk seperti daun keluwih. Secara biologi, spesies ini masuk dalam genus Tectona (sama dengan jati), akan tetapi karena suatu alasan (entah adaptasi atau genetik) spesies ini memiliki morfologi daun yang berlekuk. Akan tetapi kearifan lokal menganggap bahwa pohon tersebut berasal dari tongkat seorang Sunan yang ditancapkan waktu beristirahat di daerah itu dan kemudian meninggalkannya. Sepeninggal Sunan tersebut, tongkat ini menjadi pohon Jatiluwih. Konon, orang yang menebang pohon ini akan mati hingga seluruh keluarganya. Satu hal yang dapat kita petik dari kearifan lokal tersebut, bahwa sebenarnya kearifan masyarakat setempat memiliki teknik dan cara sendiri untuk melindungi spesies pohon endemik yang terdapat di daerahnya.

Itulah yang mendorong kami untuk melaksanakan project kecil-kecilan berupa penyiapan lahan untuk membangun miniatur hutan karst.

Untuk info lebih lanjut mengenai project tersebut dapat menghubungi kami di guano_edno@yahoo.co.id

Semoga artikel ini bermanfaat…

Posted February 11, 2011 by eddyguano in Ekosistem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: