Bondol Peking: Burung Sosialis   2 comments

Bondol atau yang lebih dikenal oleh warga karst Gunungsewu dengan sebutan emprit ini memang sempat menjadi masalah di wilayahnya…sebelum tahun 1996, burung ini benar-benar menjadi hama padi bahkan dianjurkan untuk memburu burung ini. Namun saat ini populasi burung ini telah berkurang namun tetap saja diburu bahkan dijual dengan harga Rp.500 hingga Rp.1.500 di beberapa lokasi. Bahkan dengan diberi warna, burung ini dijual di sekolah-sekolah seperti SD dan TK. Saat musing panen padi memang burung ini kadang mendatangi sawah namun bukan lagi penyerangan melainkan ingin berbagi rejeki dan kebahagiaan dengan para petani.

Ini bukanlah Burung Bondol dari cina atau dari pecinan atau bahkan bermata sipit. Nama Peking mungkin diperoleh dari suaranya yang terdengar sekilas seperti lengkingan ‘king’ tinggi dan berkali-kali.

Bondol peking merupakan bondol yang menurut saya paling banyak populasinya daripada bondol yang lain. Sering dijumpai berkoloni besar entah saat terbang maupun pada saat hinggap di semak. Pada siang hari umumnya burung ini hinggap di ranting semak-semak secara berkelompok. Ciri-ciri bondol ini adalah berwarna coklat dengan dada putih bersisik coklat dan warna perutnya putih kotor. Saat muda, bagian bawah berwarna putih agak kuning tanpa sisik sehingga sulit dibedakan dengan bondol jawa yang masih muda.

Hasil pengamatan selama ini menunjukkan bahwa bondol peking ini lebih cerewet dan lebih lincah dari bondol lainnya. Apabila jeli, suaranya berbeda dengan bondol lainnya, terkesan lebih melengking namun dengan intonasi yang lambat sehingga terdengar seperti lebih ‘sedih’. Di karst Gunungsewu, keberadaannya sama dengan bondol yang lain, tersebar hampir di semua kawasan dari selatan hingga utara dan dari barat hingga timur. Lebih sering ditemui di daerah padang rumput, daerah yang terbuka, dan daerah persawahan.

Posted May 25, 2011 by eddyguano in Burung

2 responses to “Bondol Peking: Burung Sosialis

Subscribe to comments with RSS.

  1. Makasih infonya tentang burung ya.
    Salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: