Cinenen Pisang…   Leave a comment

Mungkin jarang orang tahu bahwa burung ini hanya dapat ditemukan di pulau jawa (endemik Jawa). Burung yang memiliki nama latin Orthotomus sutorius ini memiliki ekor yang cukup panjang dan biasanya ditegakkan (berdiri) dan bulu ekor tengahnya lebih panjang daripada bulu ekor yang lain. Burung ini kecil dan sangat sulit dibedakan dengan cinenen yang lain tanpa hasil pengamatan yang detail atau dengan sketsa atau foto. Untuk mempermudah, saya akan menulis definisi burung ini menurut Mackinnon. Berukuran sekitar 10 cm, mahkota merah karat, perut putih, ekor panjang, alis kekuningtuaan, lekang dan sisi kepala keputih-putihan,tengkuk keabu-abuan, punggung, sayap, dan ekor hijau zaitun. Tubuh bagian bawah putih dengan sisi tubuh abu-abu, iris (mata) kuning tua pucat, paruh atas hitam, paruh bawah kemerahjambuan,kaki merah jambu. Namun di lapangan, kadang kita menemukan beberapa kasus dimana terdapat perbedaan antara definisi Mackinnon dengan yang teramati. Diperkirakan hal itu terjadi karena adanya variasi individu sebagai hasil pola adaptasi di lokasi yang berbeda.

Suaranya yang melengking dan k eras sangat khas. Beberapa orang yang telah terbiasa seperti masyarakat local cukup dengan mendengar suaranya sudah tahu bahwa itu adalah cinenen pisang. Burung ini lebih sering dijumpai di pekarangan dan hutan rakyat. Hinggap di pohon terutama di cabang bagian bawah atau di semak. Aktif bergerak (lompat-lompat) sambil bersuara kemudian terbang. Kadang terlihat bersuara sambil diam dan kadang saling bersahutan dengan individu lain yang berbeda pohon. Lebih sering dijumpai di pagi hari sekitar pukul tujuh hingga pukul sepuluh.

Sebelum terlupa, ada satu hal yang mungkin sangat berbeda. Di Karst Gunungsewu, burung ini dikenal dengan nama perenjak semak atau perenjak belukar. Jadi masyarakat local Karst Gunungsewu tidak kenal dengan nama cinenen. Di karst Gunungsewu burung ini tidak mudah dijumpai namun juga tidak sulit untuk ditemui. Perjumpaan dengan burung ini lebih sering terjadi di bagian selatan Karst Gunungsewu, sekitar peisisr selatan pulau jawa. Untuk di bagian lain pernah dijumpai namun tidak sesering di bagian selatan.

Posted May 25, 2011 by eddyguano in Burung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: