Bondol Jawa: Dari Pantai hingga Perbukitan   Leave a comment

Orang awam akan kesulitan membedakan emprit ini dengan emprit peking (bondol peking). Di karst gunungsewu kedua bondol ini memiliki nama yang sama yaitu ‘emprit’. Keduanya merupakan spesies yang berbeda. Memiliki sifat yang sama dengan bondol peking dan bahkan sering nimbrung di koloni bondol peking. Hingga saat ini kami memprediksi bahwa populasinya lebih sedikit daripada bondol peking namun secara keseluruhan masih saja banyak. keluarga emprit memang masih cukup banyak berada di kawasan ini dan dulu sempat menjadi hama padi. Sekarang ini masih sering mendatangi sawah dan ladang warga namun tidak separah dulu karena populasinya memang tak sebanyak dulu sehingga kedatangannya bukan lagi serangan hama dan dianggap biasa.bondol ini tersebar dari pesisir pantai hingga sebelah utara karst Gunungsewu. bahkan dapat dijumpai hingga puncak bukit langgeran di sebelah utara karst Gunungsewu yang merupakan titik tertinggi daerah Gunungkidul.

Perbedaan bondol jawa (Lonchura leucogastroides) dengan bondol peking adalah warna tubuhnya yang lebih gelap (coklat kehitaman) dan warna putih bagian perut lebih bersih dan tanpa warna sisik. Umumnya bersarang di pohon yang lebat. Sarang tersusun atas dedaunan kering terutama daun bambu dan daun cemara serta ranting-ranting kering yang kecil. Hasil pengamatan di sarang dekat rumah, saat akan bertelur, keduanya mendatangi pohon yang akan dijadikan sarang. saat membangun sarang, kedua pasangan bekerja sama namun saat mengerami, satu mengerami dan satu mencari makan. Dan saat menetas, salah satu menunggu hingga siap terbang. Dan setelah bisa terbang, semuanya pergi entah kemana. Yang jelas pergi berkelompok dengan koloni emprit yang lain dan kangsung bergabung saat ada koloni yang lewat. Satu sarang umumnya berisi dua telur.

Semua bondol memiliki sifat yang sama, jadi untuk memahami emprit yang lain bisa melalui pengamatan sifat emprit yang lainnya. Namun kadang perlu juga mengkomparasi agar perbedaan sifat antar emprit juga ditemukan. Siapa tahu antar jenis emprit tidak hanya berbeda pada morfologinya namun juga pada tingkah lakunya.

Posted July 13, 2011 by eddyguano in Burung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: