Ternyata Anggrek…   Leave a comment

Banyak yang  tidak memperhatikan mengenai tumbuhan yang menempel di pohon-pohon besar. Sebagian besar danggap sama. Padahal semua itu berbeda-beda, mulai dari tumbuhan lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan tingkat tinggi epifit lainnya seperti anggrek. Jangan salah, di pohon2 tua terutama yang dikeramatkan tanpa kita sadari sebenarnya merupakan habitat yang nyaman bagi para epifit alias tumbuhan yang suka nimbrung menempel buat hidup tapi tidak merugikan yang ditempeli. Sempat saya berpikir untuk membuat profil hutan mengenai tumbuhan epifit yang menempel di sebuah pohon dalam luasan tertentu. Saya berpikir bahwa satu kehidupan pohon besar itu merupakan sumber kehidupan bagi banyak makhluk dan spesies.

Kembali ke anggrek…di Gunungkidul ada spesies anggrek yang orang mengira itu bukan anggrek karena tumbuhannya yang kecil dan mirip seperti tumbuhan paku. Namun saat berbunga…jangan salah…meski kecil-kecil, namun satu tandan memiliki banyak bunga berwarna cerah yang mampu membuat orang terpana. Bagaimana tidak,melihat warna cerah di pohon yang terkenal angker (biasanya kemudian dihubungkan dengan hal mistis). Nama anggrek ini adalah Dendrobium secundum. Beberapa observasi menemukan jenis ini menempel di pohon-pohon besar terutama yang sudah tua. Sebagian besar terdapat di pohon-pohon tua yang dikeramatkan.

Batang dan daunnya kecil sehingga sering dikira tumbuhan paku. Bunganya umumnya berwarna ungu dan pink dengan bagian tengah berwarna kuning. Satu tandan terdapat puluhan bunga. Sayangnya keberadaan bunga ini mulai langka seiring dengan berkurangnya pohon-pohon besar di Gunungkidul. Selain itu, lunturnya kearifan lokal juga mengancam kelestarian bunga ini. Dulu  tidak ada yang berani mengambil bunga ini karena umumnya tumbuh di pohon keramat sehingga keberadaannya aman. Namun saat ini, sudah banyak yang mulai berani mengambilnya untuk dijual atau ditanam di rumah.

Semoga kelestarian bunga ini tetap terjaga. Jangan sampai bunga ini punah gara-gara ulah kita. Memang dalam kehidupan manusia bunga ini seolah tidak berfngsi selain memperindah pandangan, namun di alam bunga ini berperan sangat penting terutama bagi beberapa satwa yang berinteraksi dengan bunga ini.

Posted September 20, 2012 by eddyguano in Flora

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: