About us…   4 comments

Kami adalah pemuda-pemudi pribumi Gunungkidul yang peduli dengan kondisi lingkungan sekitar. Komunitas ini berdiri tahun 2003. Pada awalnya komunitas kami bergerak pada kegiatan kepecinta-alaman. Beberapa kali kami mendirikan organisasi untuk mewadahi kegiatan kami, antara lain Saka Wanabakti, Perhimpunan Pecinta Alam, dan yang terakhir Pemuda Pecinta Alam. Beberapa kegiatan petualangan seperti caving, climbing, dan mountaineering sering kami lakukan. Hingga pada akhirnya kami simpulkan bahwa tidak ada hasil dalam kegiatan kami selain pengenalan alam dan peningkatan kemampuan fisik.

Dalam perkembangannya, kami kemudian memasukkan unsur pengetahuan seperti pengamatan tumbuhan dan burung saat mendaki gunung, pengamatan ornament dan fauna saat penelusuran gua, pembelajaran bersosialisasi dengan masyarakat dan mengkaji budaya serta kearifan local. Dari aktivitas pembelajaran tersebut, kami menyimpulkan bahwa kami perlu bergerak dalam kegiatan lingkungan hidup dan konservasi.

Sejak PPA-Gunungkidul berdiri pada tahun 2006, kegiatan berbasis pendidikan lingkungan hidup dan konservasi kami laksanakan terutama inventarisasi biodiversitas di karst Gunungsewu. Pada awalnya berupa pengamatan semata dan sejak tahun 2010, melalui Kelompok Kerja Lingkungan Hidup  kami berusaha untuk menginventarisasi data kami dan kemudian kami publikasikan dalam seminar dan media lain untuk memberikan pemahaman mengenai karst. Sehingga karst tidak hanya dikenal sebagai kawasan yang kering, tandus, dan memiliki bahan galian golonganC, namun karst dipandang sebagai kawasan yang kaya akan berbagai sumber daya alam terutama biodiversitas sehingga muncul kesadaran untuk melestarikannya.

Dalam perjalanan komunitas ini, telah banyak mitra yang membantu dan mendukung kegiatan kami, antara lain Wildlife Crime Society, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Javan Tiger Centre, Yayasan Kanopi Inddonesia, Christa dan Dimas Komp., Matalabiogama Fakultas Biologi Universitas Gajah Mada, Raptor Indonesia, Suaka Elang, dan beberapa organisasi pecinta alam serta lembaga lain. Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak pada warga Gunungidul yang telah berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan kami, seperti warga Purwodadi, Tepus, Gunungkidul terutama Pak Marijan yang telah sangat membantu kegiatan kami dalam usaha pendampingan masyarakat dan pembuatan miniature hutan karst.

Beberapa kegiatan lain yang kami lakukan selain inventarisasi biodiversitas yaitu Pengembaraan Bersama Pecinta Alam se-Gunungkidul, Bersih Gua dan Bersih Sungai, Pemasangan Plakat sadar Lingkungan, Seminar Pengenalan Karst kepada Generasi Muda, Kemah Ilmiah, pelatihan metode penelitian lapangan, Pendampingan masyarakat korban gempa Yogya 2006 di Sawahlor, Banyusoca, Playen, relawan erupsi Merapi yang tergabung dalam Merah Putih Gunungkidul, dan berbagai kegiatan alam terbuka lainnya. Selain itu kami juga menjadi panitia inti Giat Petualangan Rimba Gunung RAIMUNA 2003, Observasi Burung Raptor bersama RAIN dan Suaka Elang, Pelatihan Birdwatching bersama Yayasan Kanopi Indonesia dan Matalabiogama, Asisten Lapangan Gunungsewu Research oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan berpartisipasi dalam Bird Migran Watch Festival. Selain itu beberapa prestasi juga diperoleh, antara lain Juara satu Lomba Penulisan Karya Ilmiah, SMA N I Wonosari (2004), Juara satu Lomba Fotografi Lingkungan, ‘South to South Goes to UGM’ (2010), dan Juara Favorit lomba fotografi ‘Animal Walfare’, ‘Animal Day 2010’, Fakultas Kedokteran Hewan, UGM (2010).

Beberapa publikasi yang telah dilakukan antara lain ‘Keanekaragaman Ikan di Gua Gremeng dan Gua Gilap, Ponjong, Gunungkidul’ Dalam ‘Seminar Nasional Ikan dan Kongres Iktiologi’, ‘Keanekaragaman Biota Gua di Ponjong, Gunungkidul’ Dalam ‘Seminar Manajemen dan Konservasi Kawasan Karst Ponjong, Fakultas Geografi, Universitas Negeri Yogyakarta’, Karakter Habitat Ligosoma sp. di Kawasan Karst Gunungsewu, Kabupaten Gunungkidul’ Dalam ‘Seminar Nasional Herpetologi Indonesia 2010, Fakultas Biologi, Universitas Indonesia (tidak hadir saat presentasi),’ Konservasi Kawasan Karst dengan Pendekatan Masyarakat di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul’ Dalam’ IndonesianYouth Mini Conferences, Sampoerna School of Education’,  ‘Analisis Mangsa Macan Tutul (Panthera pardus) di Lereng Selatan Gunung Merapi’, Dalam ‘Seminar Nasional Taksonomi Indonesia dan Kongres Taksonomi’, ‘Kondisi Habitat Macan Tutul (Panthera pardus) di Lereng Selatan Gunung Merapi’ Dalam ‘Seminar Nasional Biologi, Universitas Jenderal Soedirman’, ‘Habitat Macan Tutul (Panthera pardus) di Lereng Selatan Gunung Merapi dan Karst Gunungsewu’ Dalam ‘Seminar Nasional Ilmu Pengetahuan, Universitas Negeri Yogyakarta’ (tidak hadir dalam presentasi), dan bersama Matalabiogama mempublikasikan ‘Keanekaragaman Kelelawar (Chiroptera) di Menoreh’ Dalam ‘Seminar Nasional ‘Indonesian Scientific Karst Forum #1’. Yang paling membanggakan adalah presentasi mengenai  ‘Study of Biodiversity in Gunungsewu Karst Area in Gunungkidul district’  dalam ‘Seminar Internasional Asian Trans-Disciplinary Karst Conference2011’.

Semoga blog ini dapat bermanfaat bagi berbagai kalangan masyarakat terutama pegiat alam terbuka dan masyarakat lokal yang hidup di karst Gunungsewu. Semoga informasi ini dapat bermanfaat terutama dalam usaha pelestarian sumber daya alam dan biodiversitas di karst Gunungsewu.

 

Salam lestari

Posted February 9, 2011 by eddyguano

4 responses to “About us…

Subscribe to comments with RSS.

  1. Mantappp Nih…maju terus….!

  2. Waah keren! Tetap semangat! 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: